Pribadi yang Menawan Hati
Bagi umat muslim yang sangat mengagumi sosok Insan Kamil Nabi besar Muhammad SAW, tentunya akan berusaha meneladani akhlak-alaknya yang begitu mulia.Terlebih untuk masa-masa sekarang ini, dimana sudah banyak jiwa-jiwa umat islam yang terkontaminasi dengan budaya barat, menengok kembali kepribadian dan kesahajaan hidup beliau mungkin bisa mengembalikan kita kepada ajaran islam yang sebenarnya.
Untuk lebih mengenal dan mempelajari sosok beliau salah satu caranya mungkin kita bisa mengetahuinya lewat buku-buku yang menceritakan perjalanan hidup beliau .Banyak sekali buku-buku yang mencritakan sejarah perjalanan hidup Rasulullah salah satu contoh buku yang saya ambil disini adalah ‘Wajah Rasulullah Pribadi Menawan Hati" ditulis oleh Fuad Kauma dan diterbitkan oleh Hikmah serta didistribusikan oleh Mizan Media Utama.
Buku dengan 283 halaman dan terbagi menjadi delapan bagian namun tidak termasuk pengantar penulis dan daftar pustaka. Pada bagian pertama dijelaskan tanda-tanda kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan keajaiban-keajaiban yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Dibagian kedua , ketiga dan keempat menceritakan bahwa Rasulullah adalah rahmatan lil Alamin beserta pembuktiannya melalui ahklak serta perilaku beliau yang sangat terpuji. Pada bagian kelima menceritakan Perlindungan Allah terhadap Nabi Muhammad yang berkali-kali ingin dicelakakan oleh kaum kafir namun atas izin Allah beliau selamat.
Dibuku ini juga dijelaskan kebiasaan Rasulullah, apa-apa yang beliau sukai dan apa-apa yang beliau tidak sukai.Mulai dari hal-hal yang kecil seperti bagaimana beliau makan, minum, berbicara sampai kepada perilakunya dalam berumah tangga dan bermasyarakat.
Dalam buku ini juga dituliskan sumber-sumber dari setiap hadits yang dikutip.
Ada bagian dari buku ini yang menurut saya paling berkesan yaitu pada bagian kedelapan yang menceritakan saat-saat menjelang Rasulullah wafat menemui kekasihnya. Pada saat Nabi bertanya kepada malaikat Jibril, "Wahai Jibril Gembirakanlah aku dengan sesuatu yang akan aku miliki didekat Allah."
Jibril berkata, "Sesungguhnya pintu-pintu langit telah terbuka, malaikat berbaris menyambut ruhmu". Namun Nabi menjawab "Semua itu untuk Tuhanku, segala puji bagi Allah dan aku bersyukur kepada-Nya.Wahai Jibril, gembirakanlah aku dengan sesuatu yang akan aku miliki didekat Allah".
Jibril menjawab, "Sesungguhnya pintu-pintu surga telah terbuka, bidadari-bidadarinya telah bersolek diri. Sungai-sungainya telah mengalir, buah-buahnya telah didekatkan dan para malaikat telah menanti kedatangan ruhmu". Kemudian nabi bertanya lagi dengan pertanyaan yang sama. Kemudian Jibril menjawab "Bahwa engkau adalah orang yang pertama kali memberi syafaat dan diberi syafaat besok pada hari kiamat".
Mendengar jawaban itu pun nabi masih belum puas dan membuat Jibril bertanya "Apa yang kau minta Rasulullah ?", Rasulullah menjawab, "Tentang perkara yang bisa membuat keprihatinan dan kesedihanku, yaitu apa yang akan diberikan pada orang yang membaca Al-QURAN setelah kematianku nanti, orang yang mengunjungi Bait Al-Haram setelah kematianku nanti, dan apa yang akan diberikan kepada umatku yang bersih hatinya setelah kematianku nanti?".
Jibril menjawab,["] Allah telah berfirman, ["]Bahwa Aku mengharamkan surga atas nabi yang lain dan umatnya, sehingga engkau dan umatmu masuk lebih dahulu.["].Dengan jawaban terakhir inilah yang menyejukkan hati Rasulullah Saw dan beliau berkata ["] Sekarang hatiku telah gembira.Wahai malaikat maut mendekatlah kepadaku.["]
Subhanallah Rasulullah sungguh mulia di akhir hayatnya bukanlah nama Aisyah yang dia sebut, bukan pula nama Fatimah yang disebutnya justru diakhir nafasnya dia menggerakan kedua bibirnya seraya memanggil dengan suara pelan,["] Ummati……ummati…(Umatku…umatku…).["]
Itu merupakan sebagian kisah yang diceritakan dalam buku ini yang ditulis dengan sangat tersusun dari awal kehadiran Nabi Muhammad Saw sampai kepada Akhir hayatnya.Mungkin setelah membaca buku ini membuat kita jadi semakin merindu untuk berjumpa dengan Rasulullah Saw…
